Mau Mengajukan KPR? Ini Dia Perhitungan KPR yang Harus Anda Pahami




Perhitungan KPR memang sangat dibutuhkan untuk mengestimasi berapa besaran angsuran yang akan dikenakan. Hal ini bisa menjadi landasan bagi Anda yang ingin mengajukan KPR. Banyak sekali metode perhitungan KPR yang bertebaran, namun pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan mengenai perhitungan KPR yang berfokus pada perhitungan bunganya.
Tujuan mengetahui perhitungan bunga KPR yaitu agar Anda tidak terjebak dengan angsuran yang besar, dan Anda pun dapat memilih skema bunga KPR terbaik untuk pembelian rumah. Berikut tiga jenis skema perhitungan bunga KPR yang perlu dipahami.
foto:urbanindo.com

  1. Bunga Anuitas
Untuk perhitungan bunga anuitas, besaran cicilan setiap bulan akan bernilai sama tetapi komposisi pokok pinjaman serta bunga utang akan berubah-ubah setiap bulannya. Kemudian, selama jangka waktu kredit, porsi bunga pinjaman akan dibebankan lebih banyak di awal-awal periode angsuran. Sedangkan porsi pembayaran pokok utang akan dibebankan lebih banyak di belakang.
Berikut rumus menghitung bunga anuitas:
SPU x i x (30/360)
Keterangan:
SPU     = saldo pokok utang bulan sebelumnya
i           = suku bunga per tahun
30        = jumlah hari sebulan
360      = jumlah hari setahun
  1. Bunga Tetap
Perhitungan bunga tetap termasuk yang paling mudah dipahami, sangat sederhana. Dalam pinjaman dengan skema bunga tetap, besaran cicilan dianggap sama selama jangka waktu pinjaman. Sedangkan bunga dihitung berdasarkan pokok utang secara keseluruhan. Namun, perhitungan bunga tetap agak jarang digunakan pada perhitungan KPR, karena pasti akan memberatkan konsumen yang mana harganya jadi terlalu mahal.
Berikut rumus menghitung bunga tetap:
Bunga perbulan = (P x i x t)/b
P          = pokok pinjaman
i           = suku bunga per tahun
t           = jumlah tahun jangka waktu kredit
b          = jumlah bulan jangka waktu kredit
  1. Bunga Efektif
Perhitungan yang ketiga yakni perhitungan yang menggunakan bunga efektif cenderung lebih menguntungkan debitur. Pasalnya, bunga dibebankan pada sisa pokok utang yang belum dibayar. Inilah pembeda utamanya. Hal ini juga akan menyebabkan angsuran atau cicilan utang yang dibayarkan debitur juga semakin mengecil seiring berjalannya jangka waktu pinjaman.
Berikut rumus menghitung bunga efektif:
SPU x i x (30/360)
Keterangan:
SPU     = saldo pokok utang bulan sebelumnya
i           = suku bunga per tahun
30        = jumlah hari sebulan
360      = jumlah hari setahun
Itulah penjelasan mengenai perhitungan KPR terutama pada perhitungan bunganya. Sebagai tambahan, perhitungan bunga anuitas dalam kredit bank merupakan bentuk modifikasi dari skema bunga efektif. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda, sehingga Anda bisa memperkirakan seberapa besar bunga yang akan dikenakan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.